Breaking News

Sejarah Mbah Ganjur Kendalsari



Lowokwaru, Kota Malang - Jika Anda bertandang di sekitaran Kelurahan Tulusrejo, Anda bakal tidak asing dengan nama Jalan Kendalsari. Daerah tersebut terdiri dari 8 gang yang tercakup dalam RW 9 dan RW 10.

Namun tidak banyak orang tahu, bagaimana sejarah terbangunnya kawasan Kendalsari yang awalnya adalah sebuah dusun tersebut.

Warsono, adalah salah seorang warga asli Kendalsari yang sedikit tahu tentang asal usul kawasan itu, baik dari sesepuh yang lain maupun dari kakeknya sendiri.

"Saat mbah Darni (kakek Warsono) masih hidup, kuburan mbah Ganjur ini sudah ada," jelasnya.

Keberadaan cerita makam mbah Ganjur yang berada di Jalan Kendalsari Gang 1 juga menyimpan kisah mistis.

"Saat disini tidak dilakukan tasyakuran di makam mbak Ganjur, ada seorang warga yang didatangi nenek tua dan bertanya kenapa kok sepi. Setelah itu, nenek tersebut seakan-akan menghilang," lanjutnya.

Tidak hanya keanehan dari kehadiran nenek misterius, tak lama kemudian, wabah penyakit juga menyerang kawasan setempat. Warga menyebutnya pagebluk.

"Jadi mas, setelah itu sejumlah warga sakit mendadak, tak lama kemudian meninggal dunia," ujar Warsono.

Dari kejadian tersebut, warga akhirnya memutuskan untuk melanjutkan adat menggelar tahlil disekitaran lapangan Kendalsari.

"Kendalsari itu berasal dari kata Kendal, yakni sebuah pohon yang dulunya pernah ada di tempat ini".

Sedangkan Sari sendiri berasal dari pohon Kendal yang selalu mengeluarkan air atau sari tanpa tiada henti, hingga di namakan dusun Kendalsari.

Warsono menegaskan, apa yang dilakukan warga untuk mengadakan doa bersama di sekitaran makam bukanlah bertujuan untuk menyembahnya, namun sekedar melestarikan budaya dengan menghormati sosok yang telah berjuang membuka lahan Kendalsari.

"Ya saya berharap, anak cucu saya, bisa meneruskan adat yang saat ini berjalan di kemudian hari," pungkasnya.(rad)

No comments

Silahkan tinggalkan kesan Anda setelah membaca www.malangartchannel.com